Imagem de header interno Imagem de header interno
Foto: PT Vale Indonesia
Foto: PT Vale Indonesia

Sistem pelaporan pelanggaran

Sejak 1 Januari 2016, Perseroan memberlakukan Vale Whistleblower Channel atau VWC, sebuah layanan pelaporan yang dikelola secara independen dan profesional oleh penyedia layanan pelaporan pelanggaran di Indonesia. VWC terhubung langsung dengan tim Whistleblower PT Vale, yang mengelola laporan yang diterima. VWC dapat digunakan untuk menyampaikan laporan pelanggaran yang berhubungan dengan PT Vale Indonesia.

Pengajuan Laporan

Laporan pelanggaran dapat disampaikan dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, melalui saluran yang tersedia.

Foto: PT Vale Indonesia

Kanal Pelaporan VWC

Telepon
0 800 100 2233
Telepon bebas pulsa. Pelapor tidak harus menyampaikan identitasnya.

WhatsApp
+62 812 8040 0622

Faksimili
+62 21 2993 8456
Formulir pelaporan dapat diunduh di https://idn.deloitte-halo.com/valewhistleblowerchannel/ Informasi lengkap terdapat dalam lembar faks.

Surat Elektronik (Email)
vwc@tipoffs.info
Alamat email pelapor tidak akan diberikan ke tim Whistleblower PT Vale Indonesia tanpa seizin pelapor.

Surat ke
Vale Whistleblower Channel, PO Box 3035, JKP 10030
Formulir pelaporan dapat diunduh di https://idn.deloitte-halo.com/valewhistleblowerchannel/ Detail informasi yang dilaporkan harus diisi pada lembar formulir yang disediakan.
Perseroan menjamin kerahasiaan, kemandirian (tanpa intervensi), ketidakberpihakan dan kekebalan dalam penanganan, penyelidikan dan penyimpanan informasi yang diterima melalui VWC. Perseroan melindungi hak-hak perorangan dan kerahasiaan identitas dalam membuat laporan.

Proses Penanganan Pelaporan Pelanggaran

Violation reporting process

Jumlah Pelaporan Pelanggaran dan Hasil Penanganan pada 2025

Selama 2025, terdapat 60 laporan dugaan pelanggaran yang dilaporkan melalui VWC dan semuanya (100%) telah ditindaklanjuti. Hal-hal yang dilaporkan, di antaranya penipuan, konflik kepentingan, hubungan interpersonal, hubungan dengan pihak ketiga, kesehatan dan keselamatan kerja, dan lingkungan. 

Sebanyak 30 laporan atau 50% yang diterima VWC dikategorikan relevan, dan membutuhkan tindak lanjut investigasi dengan tetap memegang prinsip kerahasiaan dan perlindungan pelapor.