

PT Vale mengendalikan limbah yang berasal dari kegiatan operasional maupun masyarakat melalui sistem pemilahan dan daur ulang yang terarah. Dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular, perusahaan berupaya memutus keterkaitan antara peningkatan produksi dan peningkatan volume limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir melalui pengelolaan limbah yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pendekatan
Limbah dipilah sejak sumbernya menjadi aliran limbah B3, limbah non-B3, dan limbah yang terkait dengan kegiatan pertambangan. Rantai pengelolaannya mencakup penyimpanan, pengangkutan, pengolahan, daur ulang, dan pembuangan, yang seluruhnya didukung oleh sistem ketertelusuran dan pemantauan kepatuhan. Limbah B3 disimpan di fasilitas berizin dan diserahkan kepada operator yang berwenang.
Prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle, dan Recovery) menjadi dasar berbagai inisiatif operasional dan masyarakat, termasuk peningkatan pemilahan limbah, pengolahan limbah organik, pengembangan bank sampah, serta pemanfaatan kembali berbagai material.
- Menerapkan klasifikasi dan pengendalian limbah berbasis risiko.
- Menggunakan operator berizin serta memastikan dokumentasi pengangkutan dan pengolahan limbah tersedia dan terdokumentasi dengan baik.
- Mengutamakan pencegahan, pemilahan, dan pengalihan limbah dari pembuangan akhir sebelum dilakukan pembuangan terkontrol.
- Memantau kinerja pengelolaan berdasarkan lokasi operasi dan jenis aliran limbah.

Photo: PT Vale Indonesia
Targets
<div>PT Vale sets bold governance and ESG targets, driving ethical leadership, gender equity, and resilient, transparent, sustainable operations:</div>
1%
30
- Water Intensity Reduction Target by 2030
- Reduce direct freshwater use per ton of production by 1% annually.
- Support SDG 6: Ensure availability and sustainable management of water and sanitation for all.
- Pollution Load Reduction Targets
• Decrease Total Suspended Solids (TSS) by 30 tons/year.
• Reduce Hexavalent Chromium (Cr6+) by 0.05 tons/year. - Water Recycling and Reuse Expansion
• Expand use of recycled water from Lamella Gravity Settler (LGS) for industrial processes. - Explore recycling in nickel slag cooling and ore screening processes.
Hydropower Optimization and Electrification
- Optimize hydropower facilities and canals to reduce water loss and improve energy efficiency.
- Convert boilers to electric and redesign ore stockpiles to reduce moisture and water usage.
These goals are integrated into the company’s culture, systems, and decision-making processes.

Photo: PT Vale
Kinerja
Limbah B3 di Sorowako menurun menjadi 2.353 ton, sementara limbah non-B3 mencapai 5.349 ton. Peningkatan aktivitas pada proyek pertumbuhan menghasilkan 85,24 ton limbah B3 di Morowali dan 58,42 ton limbah B3 di Pomalaa. Selain itu, sebanyak 118 ton limbah berhasil dikelola melalui fasilitas pengelolaan limbah masyarakat TPS3R di Bahodopi.


Performance

We champions ethical governance, ESG excellence, and sustainability—driving impact, trust, and long-term value.
Baca Kinerja Kami
Kebijakan dan Dokumen Pengelolaan Limbah PT Vale
Sustainability Policy menetapkan komitmen PTVI untuk memperkuat pengelolaan limbah melalui pengendalian berbasis risiko serta penerapan prinsip reduce, reuse, dan recycle. Pelaksanaannya diatur lebih lanjut melalui prosedur internal pengelolaan lingkungan, perizinan yang berlaku, dan kepatuhan terhadap regulasi terkait pengelolaan limbah B3