

Memperoleh dan mempertahankan social license to operate dalam jangka panjang memerlukan komunikasi yang transparan dengan berbagai pemangku kepentingan. PT Vale mengintegrasikan pengelolaan keluhan masyarakat dengan program kesehatan, pengembangan kapasitas, dan peningkatan akses layanan dasar untuk membangun hubungan yang terbuka, kolaboratif, dan berkelanjutan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Pendekatan
PT Vale berkomitmen untuk menjalankan pelibatan masyarakat secara bertanggung jawab berdasarkan Kebijakan Keberlanjutan dan Kebijakan Hak Asasi Manusia, serta selaras dengan standar internasional yang diakui, termasuk IFC Performance Standards, ISO 26000, ICMM, dan Voluntary Principles on Security and Human Rights.
Melalui konsultasi yang bermakna, kajian sosial dan lingkungan, mekanisme pengaduan, serta proses Human Rights Due Diligence (HRDD), PT Vale berupaya meminimalkan dampak negatif, mendukung pembangunan lokal, dan mendorong terciptanya manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar area operasionalnya.

Photo: PT Vale Indonesia
Targets
<div>PT Vale sets bold governance and ESG targets, driving ethical leadership, gender equity, and resilient, transparent, sustainable operations:</div>
1%
30
- Water Intensity Reduction Target by 2030
- Reduce direct freshwater use per ton of production by 1% annually.
- Support SDG 6: Ensure availability and sustainable management of water and sanitation for all.
- Pollution Load Reduction Targets
• Decrease Total Suspended Solids (TSS) by 30 tons/year.
• Reduce Hexavalent Chromium (Cr6+) by 0.05 tons/year. - Water Recycling and Reuse Expansion
• Expand use of recycled water from Lamella Gravity Settler (LGS) for industrial processes. - Explore recycling in nickel slag cooling and ore screening processes.
Hydropower Optimization and Electrification
- Optimize hydropower facilities and canals to reduce water loss and improve energy efficiency.
- Convert boilers to electric and redesign ore stockpiles to reduce moisture and water usage.
These goals are integrated into the company’s culture, systems, and decision-making processes.

Photo: PT Vale
Kinerja
PT Vale terus menciptakan dampak sosial yang positif melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dengan investasi sebesar US$4,73 juta pada tahun 2025, meningkat 18,35% dibandingkan tahun sebelumnya. Program ini berfokus pada bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan di Sorowako, Morowali, dan Pomalaa.
Capaian utama program sepanjang tahun 2025 meliputi penyediaan infrastruktur air bersih bagi 8 desa, dukungan subsidi listrik kepada lebih dari 300 rumah tangga, pemberdayaan 133 UMKM di Sorowako, pendampingan 100 petani kakao dalam persiapan sertifikasi di Pomalaa, dukungan kepada 80 petani melalui program pertanian berkelanjutan di Morowali, serta pelaksanaan program kesehatan dan pembangunan masyarakat di 13 desa.



Kebijakan dan Dokumen Komunitas PT Vale
Pendekatan PT Vale dalam pelibatan masyarakat didukung oleh Kebijakan Keberlanjutan dan Kebijakan Hak Asasi Manusia, dengan mengacu pada IFC Performance Standards, ISO 26000, ICMM, United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGP), serta Voluntary Principles on Security and Human Rights.

Kanal dan Mekanisme Pengaduan
PT Vale menyediakan mekanisme pengaduan masyarakat yang memungkinkan komunitas menyampaikan keluhan terkait dampak sosial dan lingkungan melalui berbagai kanal yang dapat diakses. Seluruh pengaduan dicatat, diverifikasi, dan ditindaklanjuti melalui dialog serta tindakan perbaikan yang sesuai. Selain itu, PT Vale juga mengoperasikan Vale Whistleblower Channel (VWC) yang dikelola secara independen oleh Deloitte Indonesia untuk menerima laporan dugaan pelanggaran etika dan kepatuhan secara rahasia, termasuk secara anonim.
