

PT Vale Indonesia menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama yang tidak dapat ditawar dan mengelola risiko pertambangan melalui sistem yang berfokus pada pencegahan, pengendalian risiko kritis, partisipasi pekerja, pemantauan kesehatan, serta pembelajaran berkelanjutan dari setiap insiden.
Pendekatan
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) mencakup program induksi dan pelatihan, penilaian risiko, perizinan kerja, inspeksi, pelaporan insiden, kesiapsiagaan darurat, serta pengelolaan keselamatan kontraktor. Sistem ini berlaku bagi karyawan, kontraktor, vendor, dan pengunjung di seluruh lokasi operasional.
Risiko diidentifikasi melalui Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) serta Health Risk Assessment tahunan, dengan pengendalian yang diterapkan berdasarkan hierarki pengendalian mulai dari eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, hingga penggunaan alat pelindung diri (APD).
- Mencapai nol fatalitas akibat kerja dan nol penyakit akibat kerja.
- Menerapkan pengendalian risiko kritis yang diverifikasi melalui audit dan inspeksi.
- Memperkuat proses pra-kualifikasi, pemantauan, dan kewenangan penghentian pekerjaan (stop-work authority) bagi kontraktor.
- Menyediakan layanan kesehatan yang rahasia, program pemantauan kesehatan, dan saluran pelaporan bahaya yang mudah diakses.

Photo: PT Vale Indonesia
Targets
<div>PT Vale sets bold governance and ESG targets, driving ethical leadership, gender equity, and resilient, transparent, sustainable operations:</div>
1%
30
- Water Intensity Reduction Target by 2030
- Reduce direct freshwater use per ton of production by 1% annually.
- Support SDG 6: Ensure availability and sustainable management of water and sanitation for all.
- Pollution Load Reduction Targets
• Decrease Total Suspended Solids (TSS) by 30 tons/year.
• Reduce Hexavalent Chromium (Cr6+) by 0.05 tons/year. - Water Recycling and Reuse Expansion
• Expand use of recycled water from Lamella Gravity Settler (LGS) for industrial processes. - Explore recycling in nickel slag cooling and ore screening processes.
Hydropower Optimization and Electrification
- Optimize hydropower facilities and canals to reduce water loss and improve energy efficiency.
- Convert boilers to electric and redesign ore stockpiles to reduce moisture and water usage.
These goals are integrated into the company’s culture, systems, and decision-making processes.

Photo: PT Vale
Kinerja
Karyawan PT Vale mencatat 1 kasus lost-time injury dan tidak ada recordable injury. Di kalangan kontraktor, tercatat 5 kasus lost-time injury, 22 recordable injuries, dan 3 high-consequence injuries. Di sisi lain, near-miss frequency rate membaik dari 1,84 menjadi 1,55, sementara perusahaan tidak mencatat adanya kasus penyakit akibat kerja yang dapat direkam (recordable work-related ill-health cases).
PT Vale menyelenggarakan 70.656 jam pelatihan bagi karyawan selama tahun 2025 dan memberikan pemeriksaan kesehatan preventif kepada 17.947 karyawan dan kontraktor, melampaui target internal yang telah ditetapkan.

Kebijakan dan Dokumen OHS PT Vale
Mewajibkan kepatuhan penuh terhadap standar Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Indonesia dan kriteria internasional ISO 45001 untuk mencegah kerusakan aset serta melindungi kesehatan dan keamanan pekerja, termasuk menjaga kerahasiaan data kesehatan pekerja.